Renungan Islami Menyentuh Hati Singkat Kehidupan

RENUNGAN SINGKAT KEHIDUPAN

Renungan Islami Menyentuh Hati Singkat Kehidupan
pexels.com

Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh..

Pernah pada suatu hari datang seorang sahabat kepada Rasulullah ﷺ Ia bertanya Pertanya yang begitu indah Dia mengatakan kepada sang Nabi ﷺ من. man أحبُّ الناسِ إلى اللهِ ahabbun naasi ilallaahi Wahai Nabi. siapakah manusia yang paling dicintai Allah Kita semua ingin dicintai Allah Kita ingin dicintai oleh sang pencipta yang menciptakan langit tujuh lapis memiliki dunia dan isinya Sehingga kehidupan seseorang yang dicintai Allah akan penuh dengan kebahagiaan Akhirnya Rasul ﷺ . mengatakan kepada dia Bahwa. أحبُّ الناسِ إلى اللهِ أنفعُهم للناسِ ahabbun naasi ilallahi anfa'uhum lin-naasi Manusia yang paling dicintai Allah adalah manusia yang paling bermanfaat buat manusia yang lain Dia memberikan manfaat kepada masyarakatnya kepada nusa dan bangsanya kepada tetangganya kepada anak buahnya, kepada bosnya apalagi kepada orang tuanya Dialah manusia yang paling dicintai Allah Tapi terkadang. seorang berfikir bahwa manfaat yang diberikan hanya manfaat duniawi Kita berbagi dunia, kita bantu dia dalam urusan dunia Padahal manfaat yang paling nyata. dan yang paling besar. dan itu seharusnya menjadi tujuan. dan target semua hamba tatkala memberikan manfaat kepada orang lain. adalah bagaimana menyelamatkan saudara kita dari api Neraka Bagaimana mengajak dia. dari alam kegelapan kepada cahaya Islam Dari alam kesyirikan kepada cahaya tauhid Itu manfaat yang tidak ada tandingannya Tatkala seorang bisa menyampaikan ayat-ayat Allah. menyelamatkan seorang hamba Yang seharusnya dia berada di kerak api Neraka Kita memberikan manfaat, itulah manfaat yang paling utama Selain manfaat-manfaat dunia yang lainnya Seorang muslim. yang ingin dicintai Allah. dia harus berusaha. untuk mempelajari mana yang lebih dia dahulukan Fikih Prioritas Tatkala ingin memberikan manfaat kepada orang lain Dia harus berfikir kira-kira apa yang bisa. ana berikan kepada dia Bukan karena kita meminta manfaat dari orang itu Minta ganjaran dari orang itu. bukan. Karena kita mengharapkan. bagaimana sang pencipta mencintai kita Dengan kita memberikan manfaat kepada keluarga kita. anak kita Anak ini. Orangtua kadangkala berfikir bagaimana. bisa memberikan manfaat kepada anaknya Anaknya bisa sukses, bisa berhasil. punya pekerjaan, mungkin punya usaha, dagang, atau apa saja Itu yang terkadang menjadi pikiran orang tua Seharusnya orang tua sudah berfikir. bagaimana dia memberikan manfaat terbesar buat anaknya Dengan menyelamatkan anaknya dari api neraka Dan memasukkan dia ke surga Allah Karena Allah berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari Api Neraka Itulah manfaat yang harus kita pikirkan.

Semoga bermanfaat terimakasih Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh..